Menurut Kantor Berita ABNA, “Husain Al-Qilaf” wakil dari majelis Kuwait dengan adanya ucapan penghinaan tersebut melalui siaran televisi menyatakan ketidak sepakatan dan penentangannya.
Beliau menegaskan sikapnya untuk melawan segala bentuk fanatisme dan ta’ashub buta. Beliau berkata, “Saya minta kepada pihak yang berwajib untuk membersihkan negara ini dari orang-orang yang sengaja menyebarkan kebencian dan permusuhan mazhabi, sehingga negara ini terbebas dari orang-orang yang ta’ashub.”
Diberitakan, Utsman Al-Khumais pada segmen acara yang diadakan khusus bulan Ramadhan pada stasiun TV resmi pemerintah Kuwait mengeluarkan pernyatan yang tidak layak terhadap pengikut Syiah, dengan seburuk-buruknya perkataan.